BERITA AKTUAL INVESTIGASI NASIONAL

Inspektorat Nias Selatan Bungkam Saat Di Konfirmasi Tim Wartawan,Terkait Dugaan GBD Siluman Dan Pemalsuan

Inspektorat Nias Selatan Bungkam Saat Di Konfirmasi Tim Wartawan,Terkait Dugaan GBD Siluman Dan Pemalsuan

Sumatra Utara,bakinnews.com Salah seorang warga desa Lahusa Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Sedatan, UH diduga memalsukan rekomendasi kepala sekolah tingkat SD demi mendapat rekomendasi kepala sekolah yang merupakan salah satu persyaratan untuk menjadi Guru Bantu Daerah (GBD). Berdasarkan informasi yang beredar dimasyarakat, pada tahun 2015 penerimaan dan pengakatan GHD menjadi CPNS KH sebagai GBD siluman.

Kabid Pengembangan Kepegawaian di BKD Nias Selatan berinisial SB di duga menerima suap dan berani mempertaruhkan jabatannya, ia mengelabui publik agar dapat meloloskan UH sebagai peserta pemenang CPNS di kabupaten Nias Selatan saat itu.

Terkait kasus tindak pidana pemalsuan rekomendasi kepala sekolah, akhinya salah seorang warga Desa Lahusa, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan yang berinisial AH membuat laporan pengaduan secara tertulis kepada pihak Inspektorat Kabupaten Nias Selatan untuk mengusut kasus tindak pidana pemalsuan rekomendasi kepala sekolah tersebut.

Namun sampai saat ini laporan pengaduan atas kasus tindak pidana pemalsuan tersebut tak kunjung diproses dan pihak inspektorat terindikasi menerima suap untuk menghilangkan jejak kasus tersebut.

Pihak Inspektorat Kabupaten Nias Selatan bungkam saat wartawan mengkonfirmasi berbagai kasus yang ditangani Inspektorat Kabupaten Nias Selatan, salah satunya kasus GBD siluman dan kasus tindak pidana pemalsuan rekomendasi kepala sekolah.Pada tanggal 9 Januari 2019.

Saat Wartawan media Berita Aktual Investigasi Nasional mendatangi Kasubag Evaluasi dan pelaporan Noverman Zebua, SH, MM di kantornya guna mengkonfirmasi informasi dari masyarakat, terkait kasus tindak pidana pemalsuan rekomendasi kepala sekolah dalam pengesahan oknum GBD siluman demi kepentingan pengakatan CPNS, Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Noverman zebua yang menangani kasus tersebut bungkam dan dengan enteng mangatakan “saya tidak tahu kasus itu”.

Hal ini membuat para awak media sangat kecewa, beberapa wartawan dari berbagai media di Kabupaten Nias Selatan mengatakan “kami sangat kecewa atas kebobrokan kinerja Inspektorat Kabupaten Nias Selatan”.

Banyak pengaduan dan kasus yang masuk diantaranya, kasus proyek hasil temuan BPK, kasus penyelewengan dana desa diwilayah kabupaten Nias Selatan, dan masih banyak lagi kasus yang telah di laporkan masyarakat hingga saat ini masih mengendap di Inspektorat Kabupaten Nias Selatan.

Oleh karena itu, kami meminta kepada Bupati Nias selatan agar mengevaluasi kinerja personil Inspektorat Kabupaten Nias Selatan demi meningkatkan kualitas/mutu kinerja pemerintah di mata masyarakat” Tutumya.

Oleh sebab itu, sebaiknya Pejabat Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menjalin hubungan yang solid dengan wartawan yang merupakan mitra kerja sekaligus sebagai corong serta sebagai kontrol sosial juga untuk turut serta mengawasi kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan di wilayah Kabupaten Nias Selatan.

Duha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *