Ganjar : Terbukti Lakukan PERNIKAHAN SIRI ASN Kab Pangandaran, Segera LAPOR Ke BKPSDM!

Maraknya pemberitaan dan kabar yang beredar tentang Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Pangandaran yang diduga melakukan pernikahan siri, ternyata menjadi sorotan dan tanggapan pihak Badan Kepegawaian Pengembangan Daerah dan Pengembangan SDM (BKPSDM), Rabu, (4/4/18).

IMG-20180404-WA0243

Seperti dikatakan Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karir, Ganjar Nugraha, menyampaikan,” sebagai abdi negara, ASN harus memberi contoh yang baik di masyarakat terutama masalah perkawinan.

“Jika benar ada ASN yang melakukan nikah siri, maka pihaknya akan melakukan tahapan tindakan sesuai aturan yang berlaku, dan aturan yang dimaksud tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983, tentang Izin Perkawinan dan Perceraian,
dan pada Pasal 15 ayat (1 ) Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1983 yang menjelaskan, “PNS dilarang hidup bersama dengan wanita atau pria sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah,” beber Ganjar.

Ganjar menegaskan, sanksi bagi ASN yang bertentangan dengan Pasal 15, berdasarkan Pasal 17 diancam dijatuhi hukuman Disiplin berupa Pemberhentian.
Dan pada Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 menegaskan, “Pegawai Negeri Sipil yang melakukan hidup bersama dengan wanita atau pria sebagai suami isteri, dan setelah
ditegur atasannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 masih terus melakukannya, dijatuhi hukuman disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai Pegawai Negeri Sipil,” tandasnya.

Ganjar juga mengimbau kepada masyarakat, jika ada bukti pernikahan siri yang dilakukan ASN, untuk segera melapor ke BKPSDM disertai bukti agar bisa ditangani secara cepat, pungkas Ganjar.

Tinggalkan Balasan