Ferry Alexi : Kalaupun Harus Walk Out & Abstain Dari Fraksi, Itu Hak & Dinamika Politik

Menjelang rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Karawang, yang sudah selesai melalui tahapan pembahasan antara pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, yang sudah ada finalisasi, dan tinggal di Paripurnakan, mendapat respon dari kalangan pemerhati dan aktivis.

Kali ini pendapat datang dari salah seorang aktivis Karawang, Ferry Alexi Dharmawan. Saat ditemui Jayantara News, Selasa malam (17/4), dia mengatakan,” adanya pembahasan dan finalisasi, bukan berarti tidak ada persoalan yang menjadi rekomendasi pedas dari DPRD. Rekomendasi yang dituangkan dalam pandangan atau kata akhir Fraksi, harus benar – benar tegas dan pedas,” ujar Ferry.

“Saya tidak sependapat dengan Pemerhati Politik dan Pemerintahan, Andri Kurniawan. Kalau pun harus terjadi walk out dan abstain dari Fraksi yang ada di DPRD, itu bagian dari hak mereka. Biarkan saja, itu semua bagian dari dinamika politik. Karena bagaimana pun, mereka yang duduk di kursi DPRD, merupakan orang – orang politik. Jadi wajar saja kalau terjadi dinamika politik”.

“Saya senang ketika rapat Paripurna LKPJ Tahun 2016. Ada 2 (dua) Fraksi, dan 1 (satu) Partai yang tergabung dalam Fraksi gabungan yang melakukan walk out, dan ada 1 (satu) Fraksi yang abstain. Artinya, DPRD Karawang punya nyali dalam menyatakan sikap, sebagai bukti keterpihakannya kepada rakyat yang diwakilinya. Sebab saya meyakini, dalam pembahasan LKPJ, mustahil kalau tidak ditemukan masalah. Saya dukung DPRD untuk menyatakan sikap secara tegas, kalau dirasa perlu untuk melakukan walk out dan abstain, lakukan saja. Kami sebagai masyarakat sangat mendukung,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan