SAKA Buffalo Race Seri Ke-2 Disaksikan Diplomat Sembilan Negara

SAKA Buffalo Race Seri ke-2, Kamis pagi (03/5/18) di arena karapan kebo Sumer Payung, Kecamatan Labuhan Badas, disaksikan langsung oleh para Diplomat dari sembilan negara yang sedang melaksanakan Sesparlu di Kementerian Luar Negeri RI bersama Direktur Pusdiklat Kemenlu RI.

Bupati Sumbawa, diwakili Sekda Kabupaten Sumbawa, dalam sambutannya, mengharapkan kehadiran Direktur bersama para Diplomat mampu mengangkat destinasi wisata Sumbawa, khususnya karapan kebo di sembilan negara asal dari tamu tersebut.

Dijelaskan, SAKA Buffalo Race berlangsung sejak tahun 2017, dan pernah juga disaksikan oleh tamu dari luar negeri dalam rangka Sail Indonesia 2017.

Seri buffalo race akan berlanjut sepanjang tahun, dimaksudkan agar budaya Sumbawa yang sudah dibangun sejak zaman nenek moyang Sumbawa tetap terpelihara dan dilanjutkan dimasa yang akan datang.

Kegiatan karapan kerbau ini mampu meningkatkan nilai ekonomi ternak kerbau dan kesejahteraan peternak.
Disampaikan pula, bahwa masyarakat Sumbawa pada umumnya berternak dengan tujuan untuk Naik Haji, dengan menjual hingga 8 ekor kerbau. Jika dibandingkan dengan memelihara kerbau karapan, dari dua pasang atau satu pasang kerbau karapan, bisa menaikkan beberapa orang naik haji. Artinya, nilai ekonomi kerbau karapan tesebut jauh lebih tinggi dari kerbau biasa.

Diharapakan, kegiatan tersebut tetap berlanjut, dan ke depannya perlu disiapkan lokasi tersendiri yang representatif, agar setiap menerima kunjungan tamu ke Sumbawa, baik dari luar daerah maupun dari luar negeri setiap saat bisa laksanakan. Dengan demikian, para tamu yang datang dan menyaksikan dapat bercerita kepada keluarga dan kerabatnya bahwa di Sumbawa ada satu kegiatan yang unik.

IMG_20180503_191500

Kemudian dalam karapan kerbau, antara lain mempunyai 3 komponen besar dan berperan dalam kegiatan tersebut. Pertama kerbau, kedua sandro kerbau yang bertujuan mengawal kerbau tersebut untuk lari lurus menuju Saka, kemudian ketiga, Saka yang dilindungi oleh sandro lain, agar kerbau yang sedang berlari tidak mengenai Saka tersebut. Jadi bisa dikatakan dalam perlombaan tersebut ada unsur magis agar terlihat unik dimata para tamu.

Diakhir sambutannya, Sekda mengundang kembali para tamu dari luar negeri tersebut untuk berkunjung lagi ke Sumbawa dimasa yang akan datang dengan membawa keluarga, kerabat dan para sahabat untuk menyaksikan langsung kegiatan Buffallo Race di Kabupaten Sumbawa. IMO_Dhy JN

Tinggalkan Balasan