GEJOLAK DUNIA PENDIDIKAN DI ERA TEKNOLOGI

Dibeberapa sekolah sudah berlangsung Ujian Nasional secara online dilaksanakan baik tingkat SD hingga tingkat SMA seperti pelaksanaan Ujian Nasional tahun lalu dan hal itu ditetapkan oleh Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 1 Tahun Ajaran 2016/2017 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Dalam Surat Edaran tersebut Mendikbud kembali menegaskan bahwa pelaksanaan UN tahun Ajaran 2016/2017 akan diproitaskan melalui Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Surat Edaran Nomor 1 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2016/2017 dikirimkan Mendikbud kepada Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia. Dalam Surat Edaran yang telah ditandatangani pada 10 januari 2017 lalu tersebut dijelaskan bahwa bagi sekolah yang sudah memiliki computer dengan kapasitas lebih dari 20 unit computer dan satu unit server diwajibklan melaksanakan UNBK. Dan untuk sekolah yang belum memiliki fasilitas Komputer atau lab komputer dapat bersinergi dengan sekolah yang sudah memiliki fasilitas tersebut. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) merupakan salah satu terobosan Kemendikbud. UNBK dinilai kan lebih efektif untuk Pendidikan sekarang ini karena mengikuti arus perkembangan zaman yang semakin kental dengan teknologi. Serta dapat untuk meningkatkan efensiensi, mutu, reliabilitas, integritas dan penghematan pelaksanaan, Namun tidak sedikit pula pihak yang menganggap penyelenggaraan UNBK jauh dari kesiapan infrastruktur dan perlu untuk dipertimbangkan kembali dikarenakan pelaksanaan dilapangan akan menimbulkan berbagai macam permasalahan.
Kelebihan dengan adanya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Lebih menghemat biaya Karena pelaksanaan ujian nasional secara manual membutuhkan biaya yang tidak sedikit, penggunaan

anggaran untuk biaya cetak soal ujian nasional dan biaya distribusian ujian nasional membutuhkan dana yang lumayan besar. Dapat mengikis permasalahan Keterlambatan soal UN bisa diminalisir dari keterlambatan distribusi ke daerah yang riskan karena daerah yang ada di pedalaman yang sulit untuk diakses. Namun jika menerapkan UNBK maka kejadian seperi itu akan sangat kecil bisa terjadi karena soal UNBK diakses secara online. Meminimalisir kecurangan yang kadang dilakukan saat ujian oleh sebagian siswa yang mencontek siswa lainnya. Karena informasi soal UNBK diacak antara satu computer dengan computer lainnya yang menjadikan soal pada nomor yang sama berbeda. UNBK lebih memudahkan siswa ketimbang Ujian Nasional Secara Manual/konvensional. Siswa tidak usah repot lagi mengisi biodata dan menutup lingkaran jawaban menggunakan pensil yang harus dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran, yang terbaca oleh sistem pengoreksi masih di ragukan. Dapat dengan cepat untuk mengetahui hasil Ujian karena menerapkan jaringan internet yang terkoneksi dengan server pusat jadi tidak seperti ujian manual yang mesti mengirim berkas ujian dulu ke pusat untuk diperiksa secara langsung.
Namun tetap ada kekurangan dengan adanya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan Minimnya jumlah komputer yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah sehingga tidak semua sekolah mampu melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Belum lagi sekolah yang ada di daerah pelosok yang sama sekali tidak memiliki komputer semakin menambah permasalahan untuk pelaksanaan UMBK. Jaringan internet yang belum merata karena Ujian nasional berbasis komputer dilaksanakan secara online dan syarat yang paling utama lancarnya ujian adalah ketersediaan jaringan internet namun tidak semua jaringan internet dibeberapa daerah dengan mudah diakses. Padahal untuk melaksanakan UNBK yang membutuhkan jaringan internet yang kuat. Pelaksanaan Ujian Nasional diadakan secara bergelombang dikarenakan jumlah fasilitas komputer yang ada di sekolah tidak seimbang dengan jumlah peserta Ujian Nasional. Dengan pelaksanaan secara bergelombang sedikit banyaknya akan berpengaruh pada psikologi siswa dan potensi kecurangan bisa terjadi karena siswa yang terlebih dahulu ujian mempunyai kesempatan untuk menceritakan kepada teman-temannya yang belum ujian soal-soal yang muncul dalam Ujian Nasional. Aliran listrik yang belum memadai disekolah yang berada di daerah perbatasan atau pelosok masih ada yang belum teraliri listrik. Sangat mustahil bisa melaksanakan UNBK jika listrik tidak ada karena untuk menyalahkan komputer membutuhkan aliran listrik. Serta dapat memunculkan kecemburuan sosial karena sebagian siswa sudah menikmati kemudahan melaksanakan ujian nasional menggunakan komputer sedangkan dipihak lain siswa yang sekolahnya belum memiliki fasilitas yang memadai masih harus melaksanakan UN secara manual. Hal ini menyiratkan ketidakmerataan sarana dan prasarana pendidikan masih sangat terlihat di indonesia.
Pada intinya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 merupakan terobosan baru di dunia pendidikan indonesia yang dapat untuk meningkatkan efensiensi, mutu, reliabilitas, integritas dan penghematan pelaksanaan, hanya saja perlu dengan segera memaksimalkan sarana dan prsarana penunjang lancarnya pelaksanaan UNBK.