NGO HDIS Segera Laporkan Dugaan Sunat Berjamaah Rehabilitasi KanCam Tanjung Beringin

Terkait dugaan penyelewengan rehabilitasi Kantor Camat Tanjung Beringin yang dikucurkan pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Sergai yang diketahui dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 lalu senilai Rp 200 Juta (dua ratus juta rupiah), yang baru – baru ini heboh di kalangan masyarakat dan mencuat di beberapa media, masih belum ada respon dari pihak yang berkompeten.

Dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan Anggaran Tahun 2017 untuk rehabilitasi Kantor Camat Tanjung Beringin tersebut, diduga kuat telah disunat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab serta diduga dijadikan ajang korupsi berjamaah.

Ketika dikonfirmasi , Camat Tanjung Beringin, Drs Zulfikar mengatakan, pekerjaan sudah selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan, tepatnya di bulan Agustus, dan yang mengerjakan pemborong berinisial B. ” Silahkan tanya sama beliau. Kalau pekerjaan Dinas PUPR sekitar bulan Desember, kalau dana kecamatan hanya pengecatan dan perbaikan atap saja,” jelasnya.

Camat Zulfikar menegaskan, kalau dana PUPR silahkan tanya ke pemborong, inisial (B). Dia yang mengerjakan semua nya dan lebih jelas lagi silahkan ke Dinas PUPR, terangnya.

NGO HDIS (Non Government Organisation HAM Demokrasi Ibu Pertiwi Supremasi Hukum) Sergai akan mengambil langkah hukum dan melaporkan kepada pihak yang berwenang di Kejari Sergai.

Saat ditemui wartawan, Ketua NGO HDIS Aswad Sirait mengatakan, bahwa dirinya bersama Tim akan melaporkan terkait dugaan penyalahgunaan rehabilitasi Kantor Camat tersebut.

Aswad Sirait menambahkan, dalam waktu dekat ini, kami secepatnya melaporkan dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan kepada pihak Kejari Sergai, ungkapnya. (PWO_IMO, Edi Ismanto JN)