Terlantarnya Jenazah, Baznas Garut Berikan Layanan Ambulan Geratis. Rd. Aas Kosasih : Pinjam Ambulan Sampai Harus ‘Adu Regeng’

GARUT, BAKINNEWS.COM – Setelah mendapat kabar adanya jenazah yang terlantar, Baznas Kabupaten Garut langsung bergerak ke RSU dr. Selamet garut untuk membantu dan membawa jenazah ke kediamannya di wilayah kecamatan Mekarmukti.

Ketua Baznas Garut Rd. Aas Kosasih, S.Ag., M.Si mengatakan kalau Baznas mendengar kabar adanya jenazah yang terlantar di rumah sakit Garut dari pegawainya yang bernama Yusep, dan malam itu juga saya langsung mengizinkan untuk membantunya.

“Informasinya dari teman pak Yosep, pada dasarnya siapapun yang membutuhkan akan kami layani, dan pernah juga kemarin beberapa waktu lalu ketika ada pasien saat mau pinjam ambulan di puskesmas sampai harus ada ‘adu regeng’ masalah ini, sayang lah ke kami saja lah, kami ada untuk melayani masyarakat,” jelas Rd. Aas.

Lanjut Rd. Aas Kosasih yang beru menjabat ketua Baznas satu tahun ini, saya dilantik tanggal 7 oktober 2016, di program pendistribusian zakat Baznas Garut ada lima program, yaitu program garut cerdas untuk membantu anak-anak sekolah dari SD sampai SMA, program Garut sehat untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, orang yang idak punya BPJS akan dibayarkan, orang yang punya PPS tidak aktif akan diaktifkan, dan bantuan jatah hidup untuk masyarakat miskin dan tentunya layanan ambulan secara gratis.

“Ada juga bantuan bedah rutilahu, kebakaran, bencana alam dan Garut makmur yaitu untuk memberikan modal kepada mustahik dalam hal ini fakir miskin yang betul-betul ingin bangkit dalam hal perekonomiannya,” jelasnya.

Lalu darimana kami mendapatkan informasi, Baznas sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa di Baznas melayani layanan untuk masyarakat terutama ya untuk ambulan ini, dan perlu diketahui bantuan baznas untuk ambulan gratis.

“Siapapun yang membutuhkan akan kami layani, kemari juga ambulan baznas sampai ke Gombong Jawa Tengah dan itu gratis, kami dari amilin Baznas semuanya sudah berikrar untuk melayani masyarakat, cukup masyarakat menelpon kami, maka kami siap melayaninya,” ucap Aas.

poto : Yusep Hilmansyah (operator system informasi management Baznas Garut)

Ditempat yang sama, Yusep Hilmasyah yang bekerja sebagai SIMBA (operator system informasi management) Baznas menjelaskan kalau dirinya mendapatkan informasi dari temannya yang menjadi manager Charly, dimana beliau juga adalah muzaki tetap yang setiap bulannya menitipkan zakat.

“Dari beliau saya mendapatkan informasi bahwa di Rumah Sakit Umum ada jenazah yang terlantar, setelah dilakukan negosiasi terkait ambulan tidak ada titik temu, dan akhirnya beliau menghubungi baznas, dan saya langsung konfirmasi ke pimpinan untuk meminjam ambulan dan langsung diizinkan oleh pimpinan, waktu itu sekitar pukul 9.30 malam,” jelas Yusep di kantor Baznas.

Yusep juga menjelaskan setelah diizinkan pimpinan, kami pun dari Baznas langsung menuju Rumah Sakit dengan sopirnya dari keluarga korban.

“Saat datang ambulan ke Rumah sakit, dari pihak rumah sakit sama sekali tidak melihat, hanya pihak keluarga yang mengurusi baik dari pertama pengambilan jenazah dari ruangan sampai ke tempat parkir ambulan,” jelas Yusep.

Adapun sampainya ke rumah keluarga korban di kecamatan Mekarmukti sekitar pukul 02 malam, jelas Yusep, karena jaraknya lumayan jauh dari pantai santolo kedalamnya juga cukup jauh.

Yang saya saksikan sendiri, terang Yusep, memang keluarga jenazah sangat-sangat layak untuk dibantu, dan alhamdulilah dari Baznas Kabupaten Garut bisa hadir memberikan bakti kepada masyarakat, ini adalah salah satu wujud, bukti bahwa kami amanah, bisa dipercaya dan bermanfaat untuk umat.

“Untuk masyarakat bagi yang membutuhkan ambulan bisa menghubungi amil Baznas atau bisa ke call center dan tidak dipungut biaya dan gratis, hanya dibutuhkan KTP untuk pencatatan administrasi di sistem,” tutupnya.

Uqi/lintas MEDIA